Sabtu, 02 Juni 2012

teenager


Remaja, masa masa yang sangat menyenangkan, kisah sedih, canda, tawa dan duka selalu saja menjadi topik pembicaraan setiap harinnya.
Kenakalan kami juga tak bosan-bosannya di ceritakan di akun jejaring sosial dan berbagi dengan teman dekat.

Dari mulai cabut,bolos binti kabur (sama aja ya -__-) dari sekolah,kena hukum guru, di jemur, push up, bersihin wc sampe di skors atau mungkin sampe DO.

Inilah masa remaja, masa pencarian jati diri.

Masa masa sekolah adalah masa yang sangat menyenangkan.

Ga punya duit bisa pinjem temen
ga ada motor bisa nebeng
bete ya kabur
insyaf ya belajar. Hhaha

maklumilah kami sebenarnnya tidak ingin menjadi anak nakal, mohon mengertilah wahai guru-guru, wahai para orang tua. Jangan terlalu mengekang kami, ciptakan suasana damai dan nyaman agar kami tak salah jalan dan mendapatkan pengertian. Jiaaah.. :D

seperti karang yang di terpa oleh ombak, kuat dan tak mudah tergoyahkan. Tapi kami bukan karang yang kuat dan tak tergoyahkan, kami hanya daun kecil yang gugur dan mengikuti arah angin yang tak menentu.

Kecil.. . Rapuh dan tak tau tujuan.

Kemana angin berhembus daun kecil itu pasti mengikutinya.

Jadikanlah kami bibit yang berkualitas, agar kami dapat menjadi suatu yang berguna dan bermanfaat.

Rawat, jaga dan lindungilah kami dengan ketulusan hati bukan kemunafikan atau hanya mencari keuntungan dari penerus banggsa ini.


Tunjukan kewibawaan kalian agar kami enggan membelokan stir ke arah kiri.
Jangan tunjukan kebencian kalian ketika kami salah, kami tau mana benci dan mana sayang.

Seorang yang berpendidikan tidak mungkin memarahi muridnya dengan omongan yang tak baik.
Tatapan mata yang tak bersahabat dan aura yang mengancam.


This is just the little voice from the teenager for the teacher and parent.

Thanks.
· · · Bagikan · Hapus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar